Saturday, June 28, 2008

Clinical Pharmacokinetics: Pocket Reference

Editor: John E Murphy, Pharm.D
American Society of Health System Pharmacists, 2005.
Posting friendster blog : June 20, 2006

Buku ini sangat membantu untuk panduan monitoring penggunaan obat sehingga sangat berguna untuk dibaca oleh teman-teman farmasis maupun non farmasis. Meskipun farmasi terbagi dalam berbagai bidang (tehnologi, kimia farmasi, mikrobiologi, fitokimia, clinical dll) pada dasarnya tujuan akhirnya adalah untuk keberhasilan terapi dan menekan biaya pengobatan sehingga dapat meningkatkan ‘quality of life” dari pasien (masih ingat prinsip ini ‘kan?...). Untuk teman-teman non farmasi perlu juga membaca buku ini, karena di buku ini anda dapat mengetahui apakah terapi yang anda dapatkan sudah cukup rasional baik dari segi jenis obat dan penyesuaian dosis pada setiap individu yang berbeda, karena sering dijumpai beberapa kasus terapi yang tidak rasional karena tidak disesuaikan dengan kondisi pasien. Pasien biasanya tidak banyak yang tahu dan ini memang disengaja oleh pihak medis yang merawatnya, jadi kalo anda mendapatkan terapi yang tidak rasional , mari tuntut hak anda agar mendapatkan terapi yang baik.

Pada bab awal buku ini memberikan review singkat tentang nasib obat dalam tubuh secara umum, termasuk dengan faktor-faktor yang sangat mempengaruhi disposisi obat dari dalam tubuh seperti volume distribusi, ikatan obat dengan protein, metabolisme dan interaksi obat. Pada buku ini juga dijelaskan cara penyesuaian dosis obat untuk keadaan-keadaan tertentu misalnya gagal ginjal, sirosis hati, pasien anak-anak dan manula dll. Penjelasan yang diberikan hanya singkat sekali karena sifatnya hanya review, tetapi cukup mencakup faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam “dosage adjustment”. Penjelasan untuk tiap-tiap obat dibagi dalam tiap bab tersendiri.

Obat yang tercakup dalam buku ini cukup lengkap, mulai dari obat yang sudah kita kenal cukup lama sampai obat yang “lumayan baru” (baru untuk 10 th yang lalu he3x, alias gak baru banget) seperti tacrolimus, sirolimus sudah ada penjelasannya dibuku ini. Penjelasan untuk tiap obat mencakup absorpsi, distribusi, metabolisme, ekresi, dan interaksi obat. Dengan adanya penjelasan mengenai nasib obat dalam tubuh pada buku ini, setidaknya kita bisa memperkirakan sistem penghantaran obat yang tepat agar terapi obat tersebut menjadi efektif dan efisien (sangat membantu bagi teman2 farmasis).

Sayangnya, meskipun judul bukunya “Pocket Reference” ternyata ukurannya bukan pocket (ukurannya ½ halaman A4) dan tebalnya 509 halaman (kira2 pocket-nya harus sebesar apa ya….) jadi lumayan berat juga untuk dibawa-bawa. Kekurangan lainnya, mungkin bahasa yang digunakan kurang begitu ‘gaul’ untuk dibaca oleh teman-teman yang non farmasis, jadi mungkin tidak menarik untuk dibaca jika bukan farmasis. Sebenarnya buku seperti ini harus dibuat lebih gaul agar masyarakat umum tahu lebih banyak tentang terapi obat dan agar pasien lebih tahu tentang terapi yang didapatkannya. Untuk mewujudkan hal ini, ada yang mau membantu saya…………………???


2 comments:

MaShare said...

Hai Nit, ini kunjungan perdanaku ya... Masih tergila2 sama farkin rupanya? Jadi bener2 ngefans dong sama LS? Ngomongr apa farkin ini juga yang jadi topik risetmu di Inggris nanti?....(marwati)

Anita Sukmawati said...

halo Bu titi,
Makasih kunjungannya. gara-gara beliau itu aku jadi suka farkin....asyik sih...ada kaitannya sama masalah2 klinik.
Ada gunanya juga 'kan...?